Penalti Cristiano Ronaldo Tandai Rekor Titik Putih Terbanyak

Babak penyisihan grup belum rampung, sudah ada 19 penalti diberikan wasit. Terbanyak dibandingkan kampanye sebelumnya. Selalu ada cerita menarik di setiap gelaran Piala Dunia, termasuk turnamen yang tahun ini dihelat di Rusia. Kehadiran VAR tampaknya membawa perubahan tersendiri, dengan munculnya rekor penalti terbanyak sepanjang sejarah, padahal babak penyisihan grup saja belum sepenuhnya rampung. Pemberian penalti menjadi sorotan di putaran final Rusia sejauh ini, dengan total sudah 19 kali wasit menunjuk titik putih, terbanyak dibanding edisi sebelumnya. Mengingat hal ini baru terjadi di putaran pertama, bukan tidak mungkin deretan penalti lainnya akan diberikan di sisa turnamen.

Terbaring Di Rumah Sakit, Jefferson Farfan Lewatkan Duel Lawan Australia

Winger Peru itu masih harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat gegar otak yang dialami di sesi latihan Peru pada akhir pekan kemarin. Jefferson Farfan dikonfirmasi akan melewatkan duel terakhir Peru di Piala Dunia 2018 saat melawan Australia, Selasa (26/6) malam WIB nanti, itu karena ia masih terbaring di rumah sakit. Farfan diketahui mengalami gegar otak buah dari benturan yang ia alami di sesi latihan Peru pada akhir pekan kemarin, dengan Pihak Federasi kemudian mengonfirmasi bahwa cedera yang dialami pemain seniornya itu masuk dalam kategori “trauma otak”. Pelatih Peru Ricardo Gareca dalam keterangannya mengatakan: “Farfan berbenturan dengan rekan setimnya di sesi latihan dan kami sangat khawatir.

Thibaut Courtois Tak Ingin Kalah Lawan Inggris

Meski Belgia sudah dipastikan lolos ke fase gugur, Courtois tidak ingin kalah ketika menghadapi rivalnya tersebut di matchday terakhir babak grup. Kiper Belgia Thibaut Courtois mengaku tidak peduli apakah timnya finis pertama atau kedua di babak grup Piala Dunia 2018, namun yang pasti ia tidak ingin kalah ketika menghadapi Inggris di Kaliningrad, Jumat (29/6) dini hari WIB mendatang. Belgia sudah memastikan diri lolos ke fase gugur bersama Inggris yang menjadi kontestan di Grup G, selagi kedua negara tersebut bersaing ketat di puncak dengan koleksi enam poin dan selisih gol sama-sama plus enam. Banyak pihak menilai finis di urutan pertama akan mendatangkan ketidakuntungan jika ditilik dari calon lawan yang bakal ditemui di fase gugur, namun Courtois menekankan bahwa kemenangan merupakan hal yang diperlukan untuk menjaga momentum.

Kontra Inggris, Roberto Martinez Buka Kemungkinan Rombak Susunan Belgia

Dengan pandangan terfokus pada babak 16 besar Piala Dunia 2018, Martinez membuka kemungkinan untuk menyimpan tim intinya saat melawan Inggris. Pelatih Belgia Roberto Martinez membuka opsi untuk menurunkan kekuatan lapis keduanya saat memainkan matchday terakhir babak grup Piala Dunia 2018 kontra Inggris, Jumat (29/6) dini hari WIB. Belgia dan Inggris sudah sama-sama lolos ke fase gugur setelah mengamankan enam poin dari dua laga perdana yang dilalui, selagi pertemuan di Kaliningrad nanti hanya akan memperebutkan posisi pertama dan kedua. Adapun untuk duel melawan Inggris, Belgia dimungkinkan tampil tanpa Romelu Lukaku, Eden Hazard dan Dries Mertens yang semuanya mengalami cedera minor dalam kemenangan 5-2 atas Tunisia kemarin, dan perombakan besar-besaran bakal dilirik Martinez demi menghindarkan timnya dari masalah lebih lanjut.

Fernando Santos: Portugal Punya Senjata Untuk Hancurkan Uruguay

Penampilan kurang meyakinkan di babak penyisihan grup membuat Portugal tak diunggulkan lawan Uruguay. Pelatih Portugal Fernando Santos mengajak suporter melupakan penampilan kurang meyakinkan Cristiano Ronaldo dkk di laga versus Iran, dan memilih fokus menatap babak 16 besar. Ricardo Quaresma membawa Portugal unggul sebelum turun minum, namun mereka batal mengemas tiga poin menyusul gol penyama Karim Ansarifard di pengujung laga, setelah Cristiano Ronaldo gagal mengeksekusi penalti. Hasil tersebut, berbarengan dengan skor imbang 2-2 yang dipetik Spanyol melawan Maroko di pertandingan Grup B lainnya, memastikan Portugal akan jumpa Uruguay di Sochi pada 30 Juni, sementara juara Grup B Spanyol berhadapan dengan tuan rumah Rusia di Moskwa.

Didier Deschamps: Ini Takkan Jadi Piala Dunia Terakhir Paul Pogba

Deschamps meyakini Pogba masih bisa tampil memperkuat Prancis di Piala Dunia 2022 mendatang di Qatar. Pelatih Prancis Didier Deschamps meyakini Paul Pogba masih bisa berlaga di Piala Dunia 2022 yang menurut rencana digelar di Qatar. Gelandang milik Manchester United itu berperan penting dalam kelolosan Prancis ke fase gugur di Piala Dunia kali ini setelah membantu negaranya mengalahkan Australia dan Denmark di dua matchday perdana babak grup. Pogba sebelum ini tampak terpukul dengan segala kritikan yang dialamatkan pada dirinya, dengan menyatakan bahwa turnamen di Rusia ini berpotensi menjadi panggungnya yang terakhir, namun hal itu diragukan Deschamps.

Marco Reus & Timo Werner Waspadai Kecepatan Korea Selatan

Kedua pemain tersebut menilai Korea Selatan punya banyak pelari cepat, dengan tak lupa menyebut Son Heung-Min adalah ancaman utama buat Jerman. Jerman bersiap menghadapi laga hidup-mati dengan mereka mewaspadai kecepatan Korea Selatan di matchday terakhir babak grup Piala Dunia 2018, Rabu (27/6) malam WIB esok. Sang juara bertahan Jerman sebelum ini mendapati awalan buruk setelah kalah 1-0 dari Meksiko di laga perdana, namun mereka mampu menghidupkan asa menyusul kemenangan dramatis 2-1 atas Swedia di pertandingan kedua. Kemenangan melawan Korea Selatan, yang sudah dipastikan gugur, bakal mengantar Der Panzer ke babak 16 besar namun duo penggawa mereka seperti Marco Reus dan Timo Werner enggan menganggap remeh kekuatan tim Asia tersebut.“Mereka punya banyak pelari cepat, terutama di depan,” kata Reus kepada wartawan di sesi konferensi pers. “Mereka punya banyak pemain serbaguna yang sanggup menghadirkan ancaman buat tim-tim lain di turnamen ini.” Sementara itu, Werner menitikberatkan pandangannya pada Son Heung-Min, yang ia nilai sebagai pemain paling berbahaya dari tim Negeri Gingseng. “Mereka punya banyak pemain cepat. Swedia kemarin pemainnya lebih ke arah power dan besar badan, selagi Korea Selatan ini lebih mungil namun kencang,” kata Werner. “Son ada di atas sana bersama pemain terbaik di dunia. Kami harus terus mengawasinya. Meski begitu, kami tidak perlu berlebihan mengkhawatirkan lawan.”

Kalahkan Spurs, Rockets Raih 12 Kemenangan Beruntun

Kalahkan Spurs, Rockets Raih 12 Kemenangan Beruntun Rentetan kemenangan Houston Rockets di NBA bertambah panjang. Rockets baru saja meraih kemenangan ke-12 secara beruntun setelah mengalahkan San Antonio Spurs 124-109. Menghadapi Spurs di Toyota Center, Houston, Jumat (15/12/2017) malam waktu setempat, Rockets dimotori oleh Chris Paul, yang mengemas 28 poin, delapan assist, dan tujuh steal. James Harden tampil kurang maksimal pada pertandingan ini. Persentase tembakannya cuma 33 persen. Tapi, dia masih sanggup menyumbangkan 28 poin untuk Rockets berkat 14 tembakan bebas yang masuk. Baca juga : Seri I IBL di Semarang Penuh Penonton, Bandung Diharapkan Tak Kalah Di kubu Spurs, LaMarcus Aldridge menyumbangkan 16 poin dan enam rebound. Sementara itu, Kawhi Leonard yang belum lama pulih dari cedera menambahkan 12 poin dan empat rebound. Berkat kemenangan atas Spurs, Rockets mantap di puncak klasemen Wilayah Barat dengan catatan 23 kemenangan dan empat kekalahan pada musim ini. Dalam 12 kemenangan beruntun yang mereka raih, sepuluh di antaranya adalah kemenangan dengan selisih dua digit atas tim lawan. Rockets selanjutnya akan menghadapi Milwaukee Bucks di kandang sendiri pada Sabtu (16/12/2017) waktu setempat. Hasil-hasil pertandingan NBA pada Jumat (15/12/2017): HOUSTON 124 San Antonio 109
DENVER 117 New Orleans 111 (OT)
MEMPHIS 96 Atlanta 94
Chicago 115 MILWAUKEE 109
Utah 107 BOSTON 95
TORONTO 120 Brooklyn 87
Miami 104 CHARLOTTE 98
Detroit 104 INDIANA 98
Portland 95 ORLANDO 88
Oklahoma City 119 PHILADELPHIA 117 (OT)
WASHINGTON 100 LA Clippers 91

Seri I IBL di Semarang Penuh Penonton, Bandung Diharapkan Tak Kalah

Seri I IBL di Semarang Penuh Penonton, Bandung Diharapkan Tak Kalah Setelah merampungkan Seri I di Semarang, Indonesian Basketball League (IBL) menuju Bandung. Seri II ini diharapkan tak kalah ramai penontonnya. Seri I IBL musim 2017/2018 berlangsung di Semarang 8-10 Desember lalu. Kini Bandung giliran Bandung yang akan jadi tuan rumah, yakni pada 15-17 Desember, berlokasi di GOR C-Tra Arena. Direktur Liga Hasan Gozali mengatakan seri pembuka di GOR Sahabat, Semarang berjalan memuaskan. Hal itu tak lepas dari hasil penjualan tiket selama dua hari yang ludes. Baca juga : Rockets Lanjutkan Rentetan Kemenangan Selain itu, pertandingan yang berlangsung juga kompetitif, terutama tim-tim papan tengah dan papan bawah. Sementara tim-tim papan atas, lanjut Hasan, seperti Pelita Jaya dan Satria Muda masih cukup dominan. “Untuk game cukup kompetitif. Tim papan tengah dan bawah sangat bersaing. Seperti Satya Wacana sudah improve tapi memang masih perlu jam terbang. kemudian Garuda Bandung yang sudah cukup bagus, sementara Siliwangi masih belum kelihatan taringnya karena (mungkin) pemainnya baru semua,” kata Hasan kepada detikSport, Kamis (14/12/2017). “Secara pengelolaan penjualan tiket di Semarang habis terjual. Kami tentu berharap di Bandung bisa berlaku yang sama. Tapi tantangannya adalah kapasitas GOR di Bandung cukup besar sekitar 4 ribu penonton. Makanya, harapan kami 3 ribu penonton saja sebenarnya sudah memenuhi ekpetasi kami,” imbuhnya. Soal pelaksanaan, Hasan tak khawatir karena GOR C-Tra sudah biasa menjadi tuan rumah kompetisi basket. “GOR C-Tra sudah tiga kali menjadi tuan rumah basket jadi untuk produksi dan penyelenggarannya sebenarnya sudah biasa. Jadi persiapannya besok ya tinggal dijalankan saja. Tapi walau begitu kami berharap pecinta basket di Bandung bisa datang ke GOR karena banyak pemain-pemain asing yang baru,” harap dia. Sementara itu, pelatih tim tuan rumah Garuda Bandung yakni Andre Yuwadi mengaku senang dengan hasil yang diraih di Seri I. Garuda menyapu bersih kemenangan di dua pertandingan. “Kami senang bisa menang apapun prosesnya, namun tentu harus selalu memperbaiki diri,” kata Andre. Hasil berbeda dipetik Stapac, yang memetik satu kemenangan dan satu kekalahan di Semarang. Kapten Stapac Oki Wira Sanjaya bertekad menebus kekalahan lalu. “Kami harus move on. Harus bisa membalas kekalahan,” kata Oki. Klasemen Sementara IBL Divisi Merah: 1. Satria Muda 6 poin
2. Garuda Bandung 4 poin
3. NSH 3 poin
4. Hangtuah 2 poin
5. Bima Perkasa 2 poin Divisi Putih: 1. Pacific Caesar 5 poin
2. Satya Wacana 5 poin
3. Pelita Jaya 4 poin
4. Stapac 3 poin
5. Siliwangi 2 poin