Most Energized Player Iran vs Portugal: Pepe

Menghadapi Iran menjadi penampilan terbaik Pepe di lini belakang Portugal pada Piala Dunia 2018 sejauh ini. Portugal sukses menyegel tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2018 setelah bermain sama kuat dengan Iran pada laga pamungkas grup B di Mordovia Arena. Seleccao seharusnya bisa lolos sebagai juara grup seandainya gol pembuka yang sensasional dari Ricardo Quaresma bisa dilanjutkan pada babak kedua. Tapi, setelah turun minum, Cristiano Ronaldo gagal mengonversi penalti menjadi gol dan Iran mendapatkan hadiah penalti pada menit akhir yang bisa dimaksimalkan untuk memaksa skor menjadi imbang.

window.ads.push({“placementName”:”bettingwidget”,”sizes”:{“default”:[],”320″:[“300×250″,”300×600″],”980″:[]},”uuid”:”ad-5b320430dfb9e”,”slotName”:”/67970281/DISPLAY_OWNED_GBL/goalcom_responsive/news_articles/bettingwidget”,”name”:”ad-betting-widget”,”useLazyLoad”:false}) Bagaimanapun juga, sepanjang 90 menit, Iran tidak mampu banyak mendapatkan peluang meski bermain terbuka, dan salah satu faktor utamanya adalah ketangguhan Pepe di lini belakang. Pepe bekerja keras di lini belakang dan membuat kiper Rui Patricio hanya menerima tujuh tembakan dari Iran (termasuk diblok). Itu merupakan catatan terendah apabila dibandingkan dengan menghadapi Spanyol (13) dan Maroko (15) pada dua laga sebelumnya. Pemain Besiktas tersebut melakukan intersep dua kali, tekel dua kali dan lima sapuan untuk melindungi pertahanan timnya. Selain itu, Ia juga menang dalam 12 kali duel dengan penyerang-penyerang lawan. Performa apik Pepe – bersama Jose Fonte – sebagai karang di jantung pertahanan diharapkan terus bertahan, terutama di babak 16 besar nanti ketika bertemu Uruguay yang dimotori oleh Luis Suarez dan Edinson Cavani.

Terbaring Di Rumah Sakit, Jefferson Farfan Lewatkan Duel Lawan Australia

Winger Peru itu masih harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat gegar otak yang dialami di sesi latihan Peru pada akhir pekan kemarin. Jefferson Farfan dikonfirmasi akan melewatkan duel terakhir Peru di Piala Dunia 2018 saat melawan Australia, Selasa (26/6) malam WIB nanti, itu karena ia masih terbaring di rumah sakit. Farfan diketahui mengalami gegar otak buah dari benturan yang ia alami di sesi latihan Peru pada akhir pekan kemarin, dengan Pihak Federasi kemudian mengonfirmasi bahwa cedera yang dialami pemain seniornya itu masuk dalam kategori “trauma otak”. Pelatih Peru Ricardo Gareca dalam keterangannya mengatakan: “Farfan berbenturan dengan rekan setimnya di sesi latihan dan kami sangat khawatir.

Mateo Kovacic Masuk Radar Manchester United

United masih berusaha untuk memperkuat lini tengahnya, dengan mereka menjadikan Kovacic sebagai salah satu pemain yang dilirik. Manchester United tertarik untuk mendatangkan gelandang Real Madrid Mateo Kovacic, demikian diklaim Daily Mail. Menurut laporan media tersebut, United masih membuka diri untuk mencari gelandang baru dan pihaknya bakal melayangkan tawaran kepada Kovacic jika ada celah. Sebelum ini Kovacic telah menyatakan keinginannya untuk hengkang lantaran tidak senang dengan menit bermainnya di Santiago Bernabeu, itu setelah ia kalah bersaing dengan kompatriotnya di lini tengah seperti Luka Modric, Toni Kroos dan Casemiro.

Per Mertesacker: Inggris Jadi Pesaing Terberat Jerman Di Piala Dunia 2018

Mertesacker punya keyakinan bahwa tim Inggris saat ini merupakan salah satu kandidat juara untuk Piala Dunia 2018. Piala Dunia 2018 berjalan sempurna untuk Inggris yang sukses mengamankan enam poin dari dua laga perdana babak grup, dan pujian pun diberikan kepada mereka oleh Per Mertesacker. Pemenang Piala Dunia empat tahun lalu bersama Jerman itu, yang baru saja pensiun sebagai pemain Arsenal, menilai Inggris arahan Gareth Southgate sekarang patut diwaspadai. Mertesacker juga menganggap Inggris merupakan pesaing terberat buat negaranya dalam upaya mempertahankan trofi di Rusia.

Kawhi Leonard Comeback, Spurs Tumbang

Kawhi Leonard Comeback, Spurs Tumbang Laga pertama Kawhi Leonard di musim ini tak berakhir manis. San Antonio Spurs dikalahkan Dallas Mavericks, yang menghentikan rangkaian kemenangannya. Bermain di American Airlines Center, Rabu (13/12/2017), Spurs menyerah dengan skor 89-95. Leonard kembali bermain setelah absen di 27 pertandingan pertama Spurs akibat cedera otot paha kanan sebelum NBA 2017/18 dimulai. Small forward berusia 26 tahun itu hanya bermain selama 16 menit dan mampu menyumbangkan 13 poin dan enam rebound. LaMarcus Aldrige mengemas double-double dengan 23 poin, 13 rebound sedangka Rudy Gay menambahkan 21 poin. Baca juga : Tanpa Kyrie Irving, Celtics Ditundukkan Bulls “Aku cuma merasa gembira bisa bermain lagi dan menikmati banyak hal yang kulewatkan — tembakan-tembakan yang meleset, kekalahan, membuat kesalahan, semuanya,” kata Leonard usai pertandingan di ESPN. “Aku merindukan segala hal yang ada di lapangan.” Spurs kalah start di kuarter awal sehingga tertinggal 23-30 dari Mavs. Namun, Spurs berbalik memimpin di akhir kuarter ketiga setelah mendulang 25 poin dalam kedudukan 69-67. Sampai akhirnya Mavericks menyalip di kuarter keempat dan tidak terkejar hingga laga berakhir. Harrison Barnes menyumbang 17 poin untuk Mavericks, yang ditambah masing-masing 16 poin oleh Yogi Ferrell dan Wesley Matthews. Point guard cadangan JJ Barea juga mencetak16 poin. Kekalahan ini menggagalkan Spurs mencetak kemenangan kelima berturut-turut. Sedangkan Mavericks akhirnya menang lagi usai tiga kekalahan beruntun.

Seri I IBL di Semarang Penuh Penonton, Bandung Diharapkan Tak Kalah

Seri I IBL di Semarang Penuh Penonton, Bandung Diharapkan Tak Kalah Setelah merampungkan Seri I di Semarang, Indonesian Basketball League (IBL) menuju Bandung. Seri II ini diharapkan tak kalah ramai penontonnya. Seri I IBL musim 2017/2018 berlangsung di Semarang 8-10 Desember lalu. Kini Bandung giliran Bandung yang akan jadi tuan rumah, yakni pada 15-17 Desember, berlokasi di GOR C-Tra Arena. Direktur Liga Hasan Gozali mengatakan seri pembuka di GOR Sahabat, Semarang berjalan memuaskan. Hal itu tak lepas dari hasil penjualan tiket selama dua hari yang ludes. Baca juga : Rockets Lanjutkan Rentetan Kemenangan Selain itu, pertandingan yang berlangsung juga kompetitif, terutama tim-tim papan tengah dan papan bawah. Sementara tim-tim papan atas, lanjut Hasan, seperti Pelita Jaya dan Satria Muda masih cukup dominan. “Untuk game cukup kompetitif. Tim papan tengah dan bawah sangat bersaing. Seperti Satya Wacana sudah improve tapi memang masih perlu jam terbang. kemudian Garuda Bandung yang sudah cukup bagus, sementara Siliwangi masih belum kelihatan taringnya karena (mungkin) pemainnya baru semua,” kata Hasan kepada detikSport, Kamis (14/12/2017). “Secara pengelolaan penjualan tiket di Semarang habis terjual. Kami tentu berharap di Bandung bisa berlaku yang sama. Tapi tantangannya adalah kapasitas GOR di Bandung cukup besar sekitar 4 ribu penonton. Makanya, harapan kami 3 ribu penonton saja sebenarnya sudah memenuhi ekpetasi kami,” imbuhnya. Soal pelaksanaan, Hasan tak khawatir karena GOR C-Tra sudah biasa menjadi tuan rumah kompetisi basket. “GOR C-Tra sudah tiga kali menjadi tuan rumah basket jadi untuk produksi dan penyelenggarannya sebenarnya sudah biasa. Jadi persiapannya besok ya tinggal dijalankan saja. Tapi walau begitu kami berharap pecinta basket di Bandung bisa datang ke GOR karena banyak pemain-pemain asing yang baru,” harap dia. Sementara itu, pelatih tim tuan rumah Garuda Bandung yakni Andre Yuwadi mengaku senang dengan hasil yang diraih di Seri I. Garuda menyapu bersih kemenangan di dua pertandingan. “Kami senang bisa menang apapun prosesnya, namun tentu harus selalu memperbaiki diri,” kata Andre. Hasil berbeda dipetik Stapac, yang memetik satu kemenangan dan satu kekalahan di Semarang. Kapten Stapac Oki Wira Sanjaya bertekad menebus kekalahan lalu. “Kami harus move on. Harus bisa membalas kekalahan,” kata Oki. Klasemen Sementara IBL Divisi Merah: 1. Satria Muda 6 poin
2. Garuda Bandung 4 poin
3. NSH 3 poin
4. Hangtuah 2 poin
5. Bima Perkasa 2 poin Divisi Putih: 1. Pacific Caesar 5 poin
2. Satya Wacana 5 poin
3. Pelita Jaya 4 poin
4. Stapac 3 poin
5. Siliwangi 2 poin

Didier Deschamps: Ini Takkan Jadi Piala Dunia Terakhir Paul Pogba

Deschamps meyakini Pogba masih bisa tampil memperkuat Prancis di Piala Dunia 2022 mendatang di Qatar. Pelatih Prancis Didier Deschamps meyakini Paul Pogba masih bisa berlaga di Piala Dunia 2022 yang menurut rencana digelar di Qatar. Gelandang milik Manchester United itu berperan penting dalam kelolosan Prancis ke fase gugur di Piala Dunia kali ini setelah membantu negaranya mengalahkan Australia dan Denmark di dua matchday perdana babak grup. Pogba sebelum ini tampak terpukul dengan segala kritikan yang dialamatkan pada dirinya, dengan menyatakan bahwa turnamen di Rusia ini berpotensi menjadi panggungnya yang terakhir, namun hal itu diragukan Deschamps.

Kapten Barca Nilai Ronaldo Layak Raih Ballon d’Or

PREDIKSIBOLABET77.COM – Kapten Barcelona, Andres Iniesta menilai Cristiano Ronaldo layak meraih gelar Ballon d’Or 2017. Menurut Iniesta, apa yang diperoleh mega bintang Real Madrid tersebut sudah fair dan tidak ada masalah. Ronaldo baru saja meraih gelar Ballon d’Or tahun 2017. Pada prosesnya, kapten timnas Portugal ini mengalahkan Lionel Messi untuk mendapat gelarnya. Messi tidak lain adalah tekan satu tim Iniesta di Barca. Kini, Ronaldo sudah memenangkan lima gelar Ballon d’Or. Jumlah tersebut sama dengan yang didapatkan oleh Messi. Kedua pemain pun makin sering dibandingkan siapa yang lebih baik. “Bagi saya, itu sudah sangat fair bahwa Ronaldo mendapatkan lima gelar Ballon d’Or,” ucap Iniesta. “Pemilih yang menentukan siapa yang jadi pemenangnya dan itu selalu fair. Meski sebenarnya kita tidak pernah tahu secara spesifik siapa yang menentukan para pemenangnya,” sambung pemain berusia 33 tahun tersebut. Sementara itu, Iniesta menolak jika ada yang melabeli dirinya sebagai pemain terbaik dalam sejarah sepakbola Spanyol. Menurutnya, masih banyak pemain lain yang lebih layak daripada dirinya. Iniesta pun tidak pernah membayangkan hal ini. “Ini bukan sesuatu yang harus saya percaya dan pikirkan. Saya bangga dengan sema hal yang telah saya lakukan. Tapi, saya bukan yang terbaik. Saya tidak akan mengatakan saya pemain terbaik dalam sejarah Spanyol,” tutup Iniesta. Sepanjang karirnya di timnas Spanyol, Iniesta sudah mengukir banyak gelar. Ia memberikan gelar juara Euro dan Piala Dunia. Momen paling ikoniknya bersama Spanyol tentu saja gol penentu gelar juara La Roja di final Piala Dunia 2010.

Andres Iniesta Jengkel jika Neymar ke Real Madrid

PREDIKSIBOLABET77.COM – Gelandang Barcelona, Andres Iniesta, mengaku bakal jengkel andai mantan rekan setimnya, Neymar, hengkang dari Paris Saint-Germain menuju Real Madrid. Meski demikian, Iniesta menilai dalam sepak bola apapun bisa terjadi. Neymar bergabung dengan Paris Saint-Germain dari Barcelona pada musim panas 2017. Pemain asal Brasil itu mencetak rekor sebagai pemain dengan nilai transfer termahal yakni 222 juta euro atau setara Rp 3,5 triliun. Belum semusim bergabung dengan PSG, Neymar sudah dikaitkan dengan rencana kepindahannya dari Parc des Princes. Rumor tersebut dilatarbelakangi memburuknya hubungan Neymar dengan rekannya, Edinson Cavani. Situasi tersebut pun langsung dimanfaatkan oleh Real Madrid. Los Blancos dikabarkan siap menampung Neymar andai benar-benar ingin angkat kaki dari PSG. Sosok Neymar sebenarnya sudah tidak asing buat Madrid. Pada 2013, klub yang bermarkas di Santiago Bernabeu itu memang membidik Neymar sebelum akhirnya berlabuh ke Barcelona. “Segalanya memang bisa terjadi dalam sepak bola. Kita telah melihat situasi yang sepertinya tidak mungkin dan malah terjadi sebelumnya,” kata Iniesta, Kamis (14/12/2017). “Saya akan acuh tak acuh. Mungkin itu akan sedikit mengganggu saya karena Neymar merupakan sosok pengubah permainan dan akan memperkuat tim lawan. Akan tetapi, saya tidak mengkhawatirkan itu,” ucap Iniesta. Namun, rencana Real Madrid untuk memboyong Neymar tentu tak akan mudah. Raksasa Spanyol itu harus menggelontorkan dana transfer besar karena Neymar saat ini masih terikat kontrak hingga 2022 bersama Paris Saint-Germain.