Luis Suarez Ingin Terus Ukir Sejarah

Gol Suarez turut membantu Uruguay mengemas kemenangan ketiga beruntun di Piala Dunia untuk pertama kalinya. Luis Suarez bertekad terus mengukir sejarah bersama Uruguay setelah mencetak gol dalam kemenangan 3-0 atas Rusia untuk membantu tim Oscar Tabarez merengkuh kemenangan ketiga beruntun di babak penyisihan grup Piala Dunia untuk pertama kalinya dengan format terkini. Penyerang Barcelona Suarez mencetak gol kemenangan lawan Arab Saudi pada matchday kedua – dan menjadi pemain Uruguay pertama yang menjebol gawang di tiga Piala Dunia beruntun – dan melanjutkan ketajamannya dengan tendangan bebas dalam duel di Samara. Dan, meski puas dengan pencapaian personalnya, Suarez menegaskan prioritas saat ini adalah memastikan Uruguay mengukir rekor baru.

Most Energized Player Spanyol Vs. Maroko: Isco

Isco tampil kontributif melawan Maroko untuk mengantar Spanyol lolos ke babak 16 besar secara susah payah. Isco pantas menyandang predikat Most Energized Player berkat penampilan kontributifnya saat mengantar Spanyol lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2018 menghadapi Maroko. Tak mudah bagi La Furia Roja melewati hadangan duta Afrika itu untuk mencapai babak gugur di Rusia. Bahkan, Singa Atlas berada di posisi bagus saat berhasil memimpin pertandingan dengan skor 2-1 lewat gol Youssef En-Nesyri. Namun Spanyol beruntung memasukkan Iago Aspas di menit-menit akhir pertandingan untuk kemudian sang super-sub menjadi penyelamat jawara dunia 2010 tersebut dengan golnya memaksa laga berakhir sama kuat, 2-2, meski torehan itu memerlukan peninjauan panjang dari VAR karena berbau offside.

Most Energized Player Iran vs Portugal: Pepe

Menghadapi Iran menjadi penampilan terbaik Pepe di lini belakang Portugal pada Piala Dunia 2018 sejauh ini. Portugal sukses menyegel tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2018 setelah bermain sama kuat dengan Iran pada laga pamungkas grup B di Mordovia Arena. Seleccao seharusnya bisa lolos sebagai juara grup seandainya gol pembuka yang sensasional dari Ricardo Quaresma bisa dilanjutkan pada babak kedua. Tapi, setelah turun minum, Cristiano Ronaldo gagal mengonversi penalti menjadi gol dan Iran mendapatkan hadiah penalti pada menit akhir yang bisa dimaksimalkan untuk memaksa skor menjadi imbang.

window.ads.push({“placementName”:”bettingwidget”,”sizes”:{“default”:[],”320″:[“300×250″,”300×600″],”980″:[]},”uuid”:”ad-5b320430dfb9e”,”slotName”:”/67970281/DISPLAY_OWNED_GBL/goalcom_responsive/news_articles/bettingwidget”,”name”:”ad-betting-widget”,”useLazyLoad”:false}) Bagaimanapun juga, sepanjang 90 menit, Iran tidak mampu banyak mendapatkan peluang meski bermain terbuka, dan salah satu faktor utamanya adalah ketangguhan Pepe di lini belakang. Pepe bekerja keras di lini belakang dan membuat kiper Rui Patricio hanya menerima tujuh tembakan dari Iran (termasuk diblok). Itu merupakan catatan terendah apabila dibandingkan dengan menghadapi Spanyol (13) dan Maroko (15) pada dua laga sebelumnya. Pemain Besiktas tersebut melakukan intersep dua kali, tekel dua kali dan lima sapuan untuk melindungi pertahanan timnya. Selain itu, Ia juga menang dalam 12 kali duel dengan penyerang-penyerang lawan. Performa apik Pepe – bersama Jose Fonte – sebagai karang di jantung pertahanan diharapkan terus bertahan, terutama di babak 16 besar nanti ketika bertemu Uruguay yang dimotori oleh Luis Suarez dan Edinson Cavani.

Mateo Kovacic Masuk Radar Manchester United

United masih berusaha untuk memperkuat lini tengahnya, dengan mereka menjadikan Kovacic sebagai salah satu pemain yang dilirik. Manchester United tertarik untuk mendatangkan gelandang Real Madrid Mateo Kovacic, demikian diklaim Daily Mail. Menurut laporan media tersebut, United masih membuka diri untuk mencari gelandang baru dan pihaknya bakal melayangkan tawaran kepada Kovacic jika ada celah. Sebelum ini Kovacic telah menyatakan keinginannya untuk hengkang lantaran tidak senang dengan menit bermainnya di Santiago Bernabeu, itu setelah ia kalah bersaing dengan kompatriotnya di lini tengah seperti Luka Modric, Toni Kroos dan Casemiro.

Per Mertesacker: Inggris Jadi Pesaing Terberat Jerman Di Piala Dunia 2018

Mertesacker punya keyakinan bahwa tim Inggris saat ini merupakan salah satu kandidat juara untuk Piala Dunia 2018. Piala Dunia 2018 berjalan sempurna untuk Inggris yang sukses mengamankan enam poin dari dua laga perdana babak grup, dan pujian pun diberikan kepada mereka oleh Per Mertesacker. Pemenang Piala Dunia empat tahun lalu bersama Jerman itu, yang baru saja pensiun sebagai pemain Arsenal, menilai Inggris arahan Gareth Southgate sekarang patut diwaspadai. Mertesacker juga menganggap Inggris merupakan pesaing terberat buat negaranya dalam upaya mempertahankan trofi di Rusia.

Gol Ke Gawang Persebaya Surabaya Jadi Salah Satu Sebab Ramdani Lestaluhu Bisa Gabung Persija Jakarta

Ramdani mengenang golnya ke gawang Persebaya Surabaya, yang membuatnya bisa berkarier bersama Persija Jakarta. Jelang duel antara Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya, Selasa (26/6) malam, di Stadion PTIK, Ramdani Lestaluhu mengenang gol penting dalam kariernya ke gawang Green Force. Gol tersebut membuat Ramdani akhirnya bisa benar-benar membela tim ibu kota, walau sebenarnya gol yang ia cetak bukan di pertandingan resmi, melainkan partai ekshibisi, di Stadion 10 November. “Saya sebenarnya belum pernah bertemu sama Persebaya [di kompetisi resmi], tapi pernah saat 2007 pada laga ekshibisi, dan di situ pertama kali saya ikut seleksi Persija,” ucap pemain asal Tulehu tersebut.

Kawhi Leonard Comeback, Spurs Tumbang

Kawhi Leonard Comeback, Spurs Tumbang Laga pertama Kawhi Leonard di musim ini tak berakhir manis. San Antonio Spurs dikalahkan Dallas Mavericks, yang menghentikan rangkaian kemenangannya. Bermain di American Airlines Center, Rabu (13/12/2017), Spurs menyerah dengan skor 89-95. Leonard kembali bermain setelah absen di 27 pertandingan pertama Spurs akibat cedera otot paha kanan sebelum NBA 2017/18 dimulai. Small forward berusia 26 tahun itu hanya bermain selama 16 menit dan mampu menyumbangkan 13 poin dan enam rebound. LaMarcus Aldrige mengemas double-double dengan 23 poin, 13 rebound sedangka Rudy Gay menambahkan 21 poin. Baca juga : Tanpa Kyrie Irving, Celtics Ditundukkan Bulls “Aku cuma merasa gembira bisa bermain lagi dan menikmati banyak hal yang kulewatkan — tembakan-tembakan yang meleset, kekalahan, membuat kesalahan, semuanya,” kata Leonard usai pertandingan di ESPN. “Aku merindukan segala hal yang ada di lapangan.” Spurs kalah start di kuarter awal sehingga tertinggal 23-30 dari Mavs. Namun, Spurs berbalik memimpin di akhir kuarter ketiga setelah mendulang 25 poin dalam kedudukan 69-67. Sampai akhirnya Mavericks menyalip di kuarter keempat dan tidak terkejar hingga laga berakhir. Harrison Barnes menyumbang 17 poin untuk Mavericks, yang ditambah masing-masing 16 poin oleh Yogi Ferrell dan Wesley Matthews. Point guard cadangan JJ Barea juga mencetak16 poin. Kekalahan ini menggagalkan Spurs mencetak kemenangan kelima berturut-turut. Sedangkan Mavericks akhirnya menang lagi usai tiga kekalahan beruntun.

Seri I IBL di Semarang Penuh Penonton, Bandung Diharapkan Tak Kalah

Seri I IBL di Semarang Penuh Penonton, Bandung Diharapkan Tak Kalah Setelah merampungkan Seri I di Semarang, Indonesian Basketball League (IBL) menuju Bandung. Seri II ini diharapkan tak kalah ramai penontonnya. Seri I IBL musim 2017/2018 berlangsung di Semarang 8-10 Desember lalu. Kini Bandung giliran Bandung yang akan jadi tuan rumah, yakni pada 15-17 Desember, berlokasi di GOR C-Tra Arena. Direktur Liga Hasan Gozali mengatakan seri pembuka di GOR Sahabat, Semarang berjalan memuaskan. Hal itu tak lepas dari hasil penjualan tiket selama dua hari yang ludes. Baca juga : Rockets Lanjutkan Rentetan Kemenangan Selain itu, pertandingan yang berlangsung juga kompetitif, terutama tim-tim papan tengah dan papan bawah. Sementara tim-tim papan atas, lanjut Hasan, seperti Pelita Jaya dan Satria Muda masih cukup dominan. “Untuk game cukup kompetitif. Tim papan tengah dan bawah sangat bersaing. Seperti Satya Wacana sudah improve tapi memang masih perlu jam terbang. kemudian Garuda Bandung yang sudah cukup bagus, sementara Siliwangi masih belum kelihatan taringnya karena (mungkin) pemainnya baru semua,” kata Hasan kepada detikSport, Kamis (14/12/2017). “Secara pengelolaan penjualan tiket di Semarang habis terjual. Kami tentu berharap di Bandung bisa berlaku yang sama. Tapi tantangannya adalah kapasitas GOR di Bandung cukup besar sekitar 4 ribu penonton. Makanya, harapan kami 3 ribu penonton saja sebenarnya sudah memenuhi ekpetasi kami,” imbuhnya. Soal pelaksanaan, Hasan tak khawatir karena GOR C-Tra sudah biasa menjadi tuan rumah kompetisi basket. “GOR C-Tra sudah tiga kali menjadi tuan rumah basket jadi untuk produksi dan penyelenggarannya sebenarnya sudah biasa. Jadi persiapannya besok ya tinggal dijalankan saja. Tapi walau begitu kami berharap pecinta basket di Bandung bisa datang ke GOR karena banyak pemain-pemain asing yang baru,” harap dia. Sementara itu, pelatih tim tuan rumah Garuda Bandung yakni Andre Yuwadi mengaku senang dengan hasil yang diraih di Seri I. Garuda menyapu bersih kemenangan di dua pertandingan. “Kami senang bisa menang apapun prosesnya, namun tentu harus selalu memperbaiki diri,” kata Andre. Hasil berbeda dipetik Stapac, yang memetik satu kemenangan dan satu kekalahan di Semarang. Kapten Stapac Oki Wira Sanjaya bertekad menebus kekalahan lalu. “Kami harus move on. Harus bisa membalas kekalahan,” kata Oki. Klasemen Sementara IBL Divisi Merah: 1. Satria Muda 6 poin
2. Garuda Bandung 4 poin
3. NSH 3 poin
4. Hangtuah 2 poin
5. Bima Perkasa 2 poin Divisi Putih: 1. Pacific Caesar 5 poin
2. Satya Wacana 5 poin
3. Pelita Jaya 4 poin
4. Stapac 3 poin
5. Siliwangi 2 poin

Masih Ingin Main di Piala Eropa 2020, Buffon Tunda Pensiun?

Gianluigi Buffon rupanya belum bulat tekadnya untuk gantung sepatu tahun depan. Buktinya, Buffon masih membuka peluang tampil di Piala Eropa 2020. Kontrak Buffon bersama Juventus akan berakhir musim panas tahun depan yang juga bertepatan dengan usianya yang menginjak 40 tahun. Buffon sendiri sudah mengisyaratkan untuk pensiun. Sementara di timnas, Buffon sudah lebih dulu mengundurkan diri pasca gagal mengantarkan Italia lolos ke Piala Dunia 2018 karena dikalahkan Swedia di babak playoff. Meski demikian, banyak pihak yang menyayangkan keputusan Buffon untuk pensiun mengingat dia masih bisa tampil di level kompetitif setidaknya hingga Piala Eropa 2020. Kebetulan Buffon sendiri masih membuka kemungkinan bermain di turnamen itu saat umurnya 42 tahun dan bakal jadi pengalaman baru untuk Buffon serta pemain lain mengingat Piala Eropa edisi itu akan digelar di banyak negara. Tapi, boleh jadi Buffon akan meneruskan kariernya di lapangan hijau jika Juve jadi juara Liga Champions mengingat mereka akan tampil di Piala Dunia Antarklub tahun depan. “Setelah disingkirkan Swedia, saya banyak menerima rasa simpati dari orang-orang,” ujar Buffon. “Orang-orang sadar bahwa saya selalu apa adanya selama karier saya. Hal itu sangat dihargai,” sambungnya. “Saya menjalani hidup dari hari ke hari, saya tidak ingin menyanggah apapun (terkait kemungkinan dirinya main di Piala Eropa 2020),” tutupnya.