Luis Suarez Ingin Terus Ukir Sejarah

Gol Suarez turut membantu Uruguay mengemas kemenangan ketiga beruntun di Piala Dunia untuk pertama kalinya. Luis Suarez bertekad terus mengukir sejarah bersama Uruguay setelah mencetak gol dalam kemenangan 3-0 atas Rusia untuk membantu tim Oscar Tabarez merengkuh kemenangan ketiga beruntun di babak penyisihan grup Piala Dunia untuk pertama kalinya dengan format terkini. Penyerang Barcelona Suarez mencetak gol kemenangan lawan Arab Saudi pada matchday kedua – dan menjadi pemain Uruguay pertama yang menjebol gawang di tiga Piala Dunia beruntun – dan melanjutkan ketajamannya dengan tendangan bebas dalam duel di Samara. Dan, meski puas dengan pencapaian personalnya, Suarez menegaskan prioritas saat ini adalah memastikan Uruguay mengukir rekor baru.

Most Energized Player Iran vs Portugal: Pepe

Menghadapi Iran menjadi penampilan terbaik Pepe di lini belakang Portugal pada Piala Dunia 2018 sejauh ini. Portugal sukses menyegel tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2018 setelah bermain sama kuat dengan Iran pada laga pamungkas grup B di Mordovia Arena. Seleccao seharusnya bisa lolos sebagai juara grup seandainya gol pembuka yang sensasional dari Ricardo Quaresma bisa dilanjutkan pada babak kedua. Tapi, setelah turun minum, Cristiano Ronaldo gagal mengonversi penalti menjadi gol dan Iran mendapatkan hadiah penalti pada menit akhir yang bisa dimaksimalkan untuk memaksa skor menjadi imbang.

window.ads.push({“placementName”:”bettingwidget”,”sizes”:{“default”:[],”320″:[“300×250″,”300×600″],”980″:[]},”uuid”:”ad-5b320430dfb9e”,”slotName”:”/67970281/DISPLAY_OWNED_GBL/goalcom_responsive/news_articles/bettingwidget”,”name”:”ad-betting-widget”,”useLazyLoad”:false}) Bagaimanapun juga, sepanjang 90 menit, Iran tidak mampu banyak mendapatkan peluang meski bermain terbuka, dan salah satu faktor utamanya adalah ketangguhan Pepe di lini belakang. Pepe bekerja keras di lini belakang dan membuat kiper Rui Patricio hanya menerima tujuh tembakan dari Iran (termasuk diblok). Itu merupakan catatan terendah apabila dibandingkan dengan menghadapi Spanyol (13) dan Maroko (15) pada dua laga sebelumnya. Pemain Besiktas tersebut melakukan intersep dua kali, tekel dua kali dan lima sapuan untuk melindungi pertahanan timnya. Selain itu, Ia juga menang dalam 12 kali duel dengan penyerang-penyerang lawan. Performa apik Pepe – bersama Jose Fonte – sebagai karang di jantung pertahanan diharapkan terus bertahan, terutama di babak 16 besar nanti ketika bertemu Uruguay yang dimotori oleh Luis Suarez dan Edinson Cavani.

CLS Belum Mampu Putus Rentetan Kekalahan

CLS Belum Mampu Putus Rentetan Kekalahan CLS Knights masih belum mampu memutus rangkaian hasil negatifnya di Asean Basketball League (ABL). Menjamu Singapura Slingers, CLS kalah 71-79. Menjamu Slingers di GOR Kertajaya, Rabu (13/12/2017) malam WIB, CLS dalam rentetan tiga kekalahan beruntun dari empat partai pertamanya. Tim asal Surabaya ini baru memetik kemenangan di laga pertama, saat menghadapi Formosa Dreamers. CLS memulai dengan baik saat unggul 22-15 di kuarter pertama. Tapi Slingers bangkit di kuarter kedua dan menutup paruh pertama tertinggal tipis 37-40. Baca juga : Kawhi Leonard Comeback, Spurs Tumbang Keunggulan tipis itu gagal dijaga CLS di paruh kedua, dengan Slingers memaksimalkan momentum mereka. CLS cuma mampu menambah 16 poin sementara tamunya bikin 24 angka. Di kuarter terakhir, CLS kembali tertinggal dalam perolehan poin, 15-18. Tim besutan Koko Heru Setyo Nugroho itu pun menelan kekalahan keempat secara beruntun. “Sebenarnya energi para pemain hari ini lebih bagus dari game kami sebelumnya. Sayangnya eksekusi kami tidak terlalu bagus. Baik field goal maupun free throw. Disamping itu Alexander pemain asing mereka bermain dengan bagus,” ungkap Koko Heru Setyo Nugroho. “Game plan defense kami agak kurang bagus untuk membendungnya. Untuk saat ini kami akan rehat sejenak, namun kami akan menyiapkan kembali pertandingan selanjutnya. ABL memang sangat ketat, tapi saya tetap optimis kami akan segera bangkit dan para pemain akan compete lagi,” imbuhnya. CLS kini akan menjalani rehat sebelum kemudian menghadapi Chongson Kung Fu pada 6 Januari mendatang.

Terbaring Di Rumah Sakit, Jefferson Farfan Lewatkan Duel Lawan Australia

Winger Peru itu masih harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat gegar otak yang dialami di sesi latihan Peru pada akhir pekan kemarin. Jefferson Farfan dikonfirmasi akan melewatkan duel terakhir Peru di Piala Dunia 2018 saat melawan Australia, Selasa (26/6) malam WIB nanti, itu karena ia masih terbaring di rumah sakit. Farfan diketahui mengalami gegar otak buah dari benturan yang ia alami di sesi latihan Peru pada akhir pekan kemarin, dengan Pihak Federasi kemudian mengonfirmasi bahwa cedera yang dialami pemain seniornya itu masuk dalam kategori “trauma otak”. Pelatih Peru Ricardo Gareca dalam keterangannya mengatakan: “Farfan berbenturan dengan rekan setimnya di sesi latihan dan kami sangat khawatir.

Mateo Kovacic Masuk Radar Manchester United

United masih berusaha untuk memperkuat lini tengahnya, dengan mereka menjadikan Kovacic sebagai salah satu pemain yang dilirik. Manchester United tertarik untuk mendatangkan gelandang Real Madrid Mateo Kovacic, demikian diklaim Daily Mail. Menurut laporan media tersebut, United masih membuka diri untuk mencari gelandang baru dan pihaknya bakal melayangkan tawaran kepada Kovacic jika ada celah. Sebelum ini Kovacic telah menyatakan keinginannya untuk hengkang lantaran tidak senang dengan menit bermainnya di Santiago Bernabeu, itu setelah ia kalah bersaing dengan kompatriotnya di lini tengah seperti Luka Modric, Toni Kroos dan Casemiro.

Gol Ke Gawang Persebaya Surabaya Jadi Salah Satu Sebab Ramdani Lestaluhu Bisa Gabung Persija Jakarta

Ramdani mengenang golnya ke gawang Persebaya Surabaya, yang membuatnya bisa berkarier bersama Persija Jakarta. Jelang duel antara Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya, Selasa (26/6) malam, di Stadion PTIK, Ramdani Lestaluhu mengenang gol penting dalam kariernya ke gawang Green Force. Gol tersebut membuat Ramdani akhirnya bisa benar-benar membela tim ibu kota, walau sebenarnya gol yang ia cetak bukan di pertandingan resmi, melainkan partai ekshibisi, di Stadion 10 November. “Saya sebenarnya belum pernah bertemu sama Persebaya [di kompetisi resmi], tapi pernah saat 2007 pada laga ekshibisi, dan di situ pertama kali saya ikut seleksi Persija,” ucap pemain asal Tulehu tersebut.

Menangi Tujuh Gelar Super Series dalam Setahun, Kevin dan Marcus Ukir Rekor

Menangi Tujuh Gelar Super Series dalam Setahun, Kevin dan Marcus Ukir Rekor Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon benar-benar tak terhentikan di 2017. Tujuh gelar super series yang mereka menangi dalam setahun jadi rekor baru. Kevin/Marcus memenangi gelar super seriesnya yang ketujuh di sepanjang tahun 2017 dengan menjuarai BWF World Super Series Finals di Dubai. Mereka tampil sebagai juara usai mengalahkan Liu Cheng/Zhang Nan dengan skor 21-16, 21-15 dalam babak final yang digelar di Hamdan Sports Complex, Dubai, Minggu (17/12/2017). Kesuksesan mereka diawali dengan keberhasilan menjuarai turnamen super series pertama di tahun 2017, All England, pada bulan Maret. Kevin/Marcus kemudian secara berturut-turut memenangi India Terbuka Super Series dan Malaysia Terbuka Super Series Premier untuk mengukir hat-trick. Baca juga : Revans Kevin/Marcus untuk Raih Gelar Ketujuh Sempat puasa gelar, Kevin/Marcus kembali berjaya di Jepang Terbuka Super Series pada bulan September. Menjelang akhir tahun, ganda putra nomor satu dunia itu kembali mencetak hat-trick dengan berturut-turut menjuarai China Terbuka Super Series Premier, Hong Kong Terbuka Super Series, dan Super Series Finals. Tujuh gelar juara yang dimenangi Kevin/Marcus itu didapat dari sembilan final yang mereka mainkan di sepanjang 2017. Dua kekalahan di final didapat Kevin/Marcus di Korea Terbuka Super Series dan Denmark Terbuka Super Series Premier. Dengan ini, Kevin/Marcus tercatat sebagai ganda putra pertama yang memenangi tujuh gelar super series dalam satu tahun. Mereka melampaui rekor mantan pasangan nomor satu dunia, Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong, yang meraih enam gelar super series pada 2015. Kesuksesan ini kian menegaskan status Kevin/Marcus sebagai pemain terbaik di 2017. Pasangan yang dijuluki ‘Minions’ itu sebelumnya diganjar penghargaan Pemain Putra Terbaik 2017 oleh Federasi Bulutangkis Dunia

Andres Iniesta Jengkel jika Neymar ke Real Madrid

PREDIKSIBOLABET77.COM – Gelandang Barcelona, Andres Iniesta, mengaku bakal jengkel andai mantan rekan setimnya, Neymar, hengkang dari Paris Saint-Germain menuju Real Madrid. Meski demikian, Iniesta menilai dalam sepak bola apapun bisa terjadi. Neymar bergabung dengan Paris Saint-Germain dari Barcelona pada musim panas 2017. Pemain asal Brasil itu mencetak rekor sebagai pemain dengan nilai transfer termahal yakni 222 juta euro atau setara Rp 3,5 triliun. Belum semusim bergabung dengan PSG, Neymar sudah dikaitkan dengan rencana kepindahannya dari Parc des Princes. Rumor tersebut dilatarbelakangi memburuknya hubungan Neymar dengan rekannya, Edinson Cavani. Situasi tersebut pun langsung dimanfaatkan oleh Real Madrid. Los Blancos dikabarkan siap menampung Neymar andai benar-benar ingin angkat kaki dari PSG. Sosok Neymar sebenarnya sudah tidak asing buat Madrid. Pada 2013, klub yang bermarkas di Santiago Bernabeu itu memang membidik Neymar sebelum akhirnya berlabuh ke Barcelona. “Segalanya memang bisa terjadi dalam sepak bola. Kita telah melihat situasi yang sepertinya tidak mungkin dan malah terjadi sebelumnya,” kata Iniesta, Kamis (14/12/2017). “Saya akan acuh tak acuh. Mungkin itu akan sedikit mengganggu saya karena Neymar merupakan sosok pengubah permainan dan akan memperkuat tim lawan. Akan tetapi, saya tidak mengkhawatirkan itu,” ucap Iniesta. Namun, rencana Real Madrid untuk memboyong Neymar tentu tak akan mudah. Raksasa Spanyol itu harus menggelontorkan dana transfer besar karena Neymar saat ini masih terikat kontrak hingga 2022 bersama Paris Saint-Germain.

Eka Ramdani Tak Berpikir Kembali ke Persib

PREDIKSIBOLABET77.COM – Sesi latihan perdana Persib Bandung di bawah komando Roberto Carlos Mario Gomez, ada yang berbeda. Sosok Eka Ramdani terlihat dalam latihan yang digelar di lapangan Sesko AD, Jalan Gatot Subroto, Rabu (13/12/2017) sore. Pemain yang akrab disapa Ebol itu memang sudah tidak asing bagi para bobotoh Persib. Ia sempat membela Maung Bandung pada 2000-2003 dan 2005-2011. Bahkan saat itu Eka menjadi ikon Persib pada masanya. Namun, ia memutuskan hijrah ke Persisam Samarinda pada 2012 kemudian berpindah-pindah ke klub lainnya seperti Pelita Bandung Raya, Semen Padang, Mitra Kukar (status dipinjamkan), Sriwijaya FC, dan Persela Lamongan. Jelang kompetisi Liga 1 2018, Eka secara mengejutkan tiba di mes Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Rabu (13/12/2017) siang dan mengikuti latihan bersama Atep dkk. Pemain kelahiran 1985 ini mengaku diminta manajemen Persib untuk ikut latihan bersama Persib. “Saya hanya disuruh ikut latihan saja sama Pak Yaya (pelatih fisik) dan manajemen. Saya mendapat kontak dari Persib tiga hari yang lalu untuk gabung latihan. Saya ngikutin saja. Saya pikir manusia bergerak dari satu takdir ke takdir yang lain,” jelas Eka di mes Persib. Yang pasti lanjut Eka, dirinya senang bisa kembali ke tim berjuluk Maung Bandung ini sekaligus mengenang masa lalu bersama Persib. “Alhamdulillah senang sekali bisa menjaga ukhuwah (silaturahmi) dengan teman-teman yang duluan di sini (Persib),” kata Eka lagi. Eka Ramdani mengaku suprise bisa latihan bersama lagi di tubuh Persib. Terlebih sebagian pemain masih ada pemain satu angkatannya saat di Persib, salah satunya Atep. “Tidak ada bayangan sekali, waktu beres kompetisi Liga pun saya yidak berpikir terlalu jauh, apalagi di sana (Persela) masih dipertahankan,” ucap Eka.